LG Tegaskan Tak Akan Tinggalkan Bisnis TV, Ini Alasannya

kabar burung yang bilang LG mau cabut dari bisnis televisi itu bikin kaget sekaligus sedikit was-was. Siapa sih yang nggak kenal TV LG? Dari dulu sampai sekarang, mereka selalu jadi pemain besar di industri ini. Bayangkan saja, sejarah mereka di dunia pertelevisian itu sudah hampir 60 tahun, dimulai dari era GoldStar yang meluncurkan TV hitam putih pertama di Korea tahun 1966. Kalau sampai beneran hengkang, rasanya bakal kehilangan salah satu pilar penting di ruang keluarga kita.


Mungkin ada yang ingat, beberapa tahun lalu LG juga sempat bikin gebrakan dengan menutup divisi smartphone mereka. Waktu itu alasannya jelas, mau fokus ke area yang lebih menguntungkan kayak komponen mobil listrik, rumah pintar, dan robotika. Nah, rumor terbaru ini seolah mengindikasikan strategi serupa mau diterapkan ke bisnis TV mereka. Agak bikin penasaran, ya, apakah ini pertanda LG mau beralih fokus lagi?

Spekulasi Awal: LG dan Hisense Dikabarkan Bernegosiasi

Semua bermula dari laporan media Korea, EBN, yang menyebutkan bahwa LG sedang dalam pembicaraan restrukturisasi bisnis TV dengan raksasa elektronik Tiongkok, Hisense. Bahkan, ada indikasi kuat tentang kemungkinan penjualan seluruh bisnis TV LG kepada Hisense. Kabarnya, petinggi LG sampai terbang ke Beijing untuk bertemu dengan petinggi Hisense membahas masa depan TV LG.

Tentu saja, saat itu belum ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak. Tapi, rumor sekecil apapun dari perusahaan sebesar LG pasti langsung jadi sorotan. Apalagi, industri TV pintar saat ini memang sedang dinamis-dinamisnya. Kita lihat saja, Sony saja baru-baru ini melepas mayoritas saham bisnis TV-nya ke TCL. TCL dan Hisense memang lagi agresif banget, baik dari sisi harga maupun kualitas produk, sampai-sampai pangsa pasar global mereka terus merangkak naik. Omdia mencatat, TCL punya 14% dan Hisense 12.5% pangsa pasar pengiriman TV global. Ini jelas jadi tekanan besar buat merek-merek seperti LG dan Samsung.

LG Beri Bantahan Tegas: Laporan Itu 'Tidak Berdasar'

Nah, ini dia kabar terbarunya yang bikin lega. LG Electronics secara resmi telah membantah keras laporan yang beredar. Dalam pernyataan resminya kepada Android Authority, perusahaan menegaskan bahwa laporan mengenai penutupan bisnis televisi atau penjualannya kepada Hisense adalah sepenuhnya 'tidak berdasar'.

Yang menarik, laporan asli dari EBN yang memicu spekulasi ini juga sudah ditarik dari situs web mereka. Sayangnya, tidak ada penjelasan resmi mengapa artikel tersebut dihapus. Tapi, yang terpenting, LG sudah memberikan klarifikasi yang sangat kuat.

Potensi LG Tetap Berkiprah di Industri Layar

Meski begitu, bukan berarti LG akan sepenuhnya lepas tangan dari industri layar. Ada kemungkinan, jika mereka memang memutuskan untuk mengurangi fokus pada produksi TV fisik, LG bisa saja lebih mendalami platform webOS mereka. Platform ini punya potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut, tidak hanya untuk monitor atau smart display, tapi juga untuk sistem otomotif dan berbagai perangkat pintar lainnya. Jadi, LG mungkin tidak lagi memproduksi TV, tapi ekosistem layarnya tetap hidup.

Pendapat Kami

Oke, jadi intinya LG nggak jadi keluar dari bisnis TV. Lega banget kan? Kabar burung yang sempat bikin heboh itu ternyata cuma angin lalu. Buat kami di Crome ID, ini bukti kalau LG masih serius di pasar TV. Walaupun persaingan makin ketat, apalagi dengan gempuran merek Tiongkok, LG punya sejarah panjang dan inovasi yang nggak bisa diremehkan. Kita tunggu saja gebrakan mereka selanjutnya di dunia televisi dan ekosistem layar pintar! di Antara kalian juga mungkin Salah Satu Pengguna LG tv kan ya.