Ilustrasi Crome-ID

Oppo Pad 6 Meluncur, Siap Bikin Dompet Menipis?

Gimana ya rasanya kalau gadget idaman tiba-tiba naik harga tanpa upgrade yang signifikan? Nah, ini nih yang lagi dirasain sama para penggemar tablet Oppo. Seri terbaru, Oppo Pad 6, baru saja mengaspal, tapi banderol harganya bikin kaget. Naik sekitar Rp 1 jutaan lebih dibanding pendahulunya, bikin kita bertanya-tanya, "Emang sepadan nggak sih?"

Layar Masih Sama, Tapi Ada Sentuhan Baru

Buat yang ngarep layar super wah, Oppo Pad 6 masih setia pakai panel LCD 12.1 inci dengan resolusi 3000 x 2120 piksel dan refresh rate 144Hz. Spek yang udah mumpuni banget buat nonton atau main game. Tapi, ada satu inovasi menarik nih: versi "Soft Light Screen". Layar ini pakai teknologi nano-etching yang diklaim bisa mengurangi silau sampai 97%. Plus, ada mode warna mirip kertas buat bikin mata lebih nyaman pas baca buku digital berjam-jam. Sayangnya, soal kecerahan puncak 900 nits dan gamut warna DCI-P3 sih, masih sama aja kayak generasi sebelumnya.

Desain Ringan, Performa Makin Gahar

Dari sisi desain, Oppo Pad 6 ini tipis banget, cuma 5.99mm, dan bobotnya sekitar 577 gram. Nyaman digenggam dalam waktu lama. Pilihan warnanya juga kalem: Starlight Blue, Starlight Silver, dan Deep Space Gray. Nah, di bagian jeroan nih yang ada pembaruan. Pakai chipset MediaTek Dimensity 9500s yang dipadukan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 3.1. Katanya sih, skor AnTuTu-nya tembus 3.06 juta poin, siap banget buat ngangkat game berat atau merekam video 3K sambil main game 144fps. Baterainya juga masih sama, 10.420mAh dengan fast charging 67W. Klaimnya sih bisa tahan 56 hari standby dan awet sampai 4 tahun.

AI Jadi Andalan, Produktivitas Makin Ngebut

Yo Wes jaman serba ai, Oppo Pad 6 nggak mau ketinggalan bin wajib. Fitur AI-nya baSaya Pake banget! Ada transkripsi audio real-time buat rekaman kuliah, ringkasan catatan otomatis, bikin tulisan tangan jadi lebih rapi, sampai fitur "circle to search" buat cari jawaban dengan melingkari objek di layar. Buat yang suka bikin catatan visual, ada mode jurnal yang bisa seret foto ke catatan, ubah sketsa jadi ilustrasi keren, bahkan impor Live Photos. Selain itu, Oppo Pad 6 dibekali ColorOS 16 yang fokus ke produktivitas. Fitur multi-window-nya bikin kita bisa buka banyak aplikasi sekaligus dengan ukuran yang bisa diatur. Ditambah lagi, ada paket aplikasi WPS Office ala PC yang dukung format kompleks dan edit spreadsheet. Konektivitasnya juga makin canggih, bisa sinkronisasi clipboard, mirroring layar, dan transfer file drag-and-drop antar HP dan komputer. Yang menarik, Oppo juga berusaha bikin Pad 6 lebih fleksibel. Bisa berbagi file sama perangkat Android lain, bahkan sama produk Apple kayak iPhone, iPad, dan Mac. Bisa juga otomatis pakai koneksi 5G dari HP tanpa perlu repot bikin hotspot. Fitur lainnya termasuk dukungan Wi-Fi 7, enam speaker, koneksi dua headphone Bluetooth, kamera depan dan belakang 8MP. Sayangnya, nggak ada slot SIM dan sensor sidik jari, digantikan sama pengenalan wajah buat otentikasi biometrik.

Jadi, Gimana?

Piye ya, ya Intinya sih, Oppo Pad 6 ini memang dapat upgrade di performa berkat chipset baru dan fitur AI yang makin canggih. Tapi, kalau dilihat dari layar dan baterai, nggak ada perubahan berarti. Nah, yang jadi pertanyaan besar adalah kenaikan harga yang lumayan ini. Apakah fitur-fitur AI dan performa barunya sepadan dengan tambahan biaya yang harus dikeluarkan? Buat para pelajar atau pekerja kantoran yang butuh tablet buat produktivitas maksimal, mungkin ini bisa jadi pilihan menarik. Tapi, kalau kamu cuma butuh tablet buat hiburan santai, mungkin bisa mikir-mikir lagi lah ya.