Trump Phone T1 Diluncurkan, Sambutan Pembaca Mengecewakan

Setelah penundaan panjang, perubahan desain, dan penyesuaian spesifikasi, perangkat yang dikenal sebagai Trump Phone T1 akhirnya mulai diperkenalkan kepada beberapa media pada Mei lalu. Awalnya muncul dalam materi promosi dengan tampilan mirip iPhone dan ponsel Samsung dalam casing Spigen, perangkat yang akhirnya diterima oleh media seperti CNET dan NBC News ternyata adalah HTC U24 Pro berwarna emas yang diberi label ulang.


Ilustrasi Crome-ID

Meski Trump Mobile mengklaim ponsel ini mulai dikirimkan ke pelanggan, kejelasan status pengiriman masih simpang siur.

Survei Pembaca Ungkap Ketidakminatan Signifikan

Dalam sebuah survei yang digelar oleh Android Authority selama beberapa minggu terakhir, pembaca diajak untuk memberikan pendapat mengenai ketertarikan mereka terhadap Trump Mobile T1. Lebih dari 3.000 orang telah berpartisipasi dalam survei ini. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas pembaca tidak menunjukkan minat pada perangkat tersebut.

Survei hanya menyediakan dua opsi jawaban: "Tentu saja" (ya) dan "Sama sekali tidak" (tidak). Dari lebih dari 3.000 responden, hanya sekitar 6% atau 176 orang yang menyatakan tertarik pada Trump Phone T1. Sebaliknya, 94% sisanya, yang berjumlah 2.978 responden, dengan tegas menolak.

Spesifikasi dan Penawaran Trump Phone T1

Trump Phone T1, yang dibanderol seharga $500, secara teknis tidak dijual langsung oleh Gedung Putih atau Donald Trump sendiri. Perangkat ini dipasarkan oleh T1 Mobile LLC, sebuah perusahaan yang melisensikan nama Trump untuk beroperasi sebagai Trump Mobile.

Perangkat yang diterima oleh media merupakan ponsel Android berwarna emas, yang tampaknya merupakan versi kustom dari HTC U24 Pro keluaran tahun 2024. Ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 15 dan sudah terpasang aplikasi Truth Social milik Donald Trump. Menariknya, pada bagian belakang ponsel terdapat versi bendera Amerika Serikat dengan 11 garis, padahal bendera aslinya memiliki 13 garis.

Selain ponsel, Trump Mobile juga menawarkan layanan seluler MVNO (Mobile Virtual Network Operator) di jaringan T-Mobile. Layanan ini dibanderol seharga $47.45 per bulan, sebuah angka yang merujuk pada fakta bahwa Donald Trump pernah menjabat sebagai Presiden ke-47 dan ke-45 Amerika Serikat.

Analisis Singkat

Baik ponsel Trump Phone T1 maupun layanan seluler yang ditawarkan oleh Trump Mobile tampaknya tidak memiliki daya tarik kuat berdasarkan spesifikasi dan penawarannya secara mandiri. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika audiens yang melek teknologi, seperti pembaca Android Authority, menunjukkan ketidakminatan yang signifikan terhadap produk yang dijual oleh T1 Mobile LLC. Ketiadaan informasi pasti mengenai kapan pesanan baru akan dikirimkan juga menambah keraguan konsumen.